“Lupakan saja, May.” Sahutnya tegas.
“Tapi, Sis … ak …”
“Lupakan, kataku! Bagaimanapun kamu tidak mengenalnya lebih jauh dari itu. Lupakan saja.” Maya terkejut, sekaligus tidak senang dengan reaksi sahabatnya itu. Apa-apaan Siska? Seenaknya saja memupuskan harapan yang kini tengah terbangun perlahan tapi pasti di dalam hatinya.
“Kamu nggak berhak melarang aku, Sis. Aku sudah memikirkan soal ini [...]
Siska menyeruput lemon tea yang mulai terasa hambar. Ia menarik napas dalam-dalam.
“Jadi … selama ini … Karin … dan yang membuat kamu adi aneh … ck … cincin kawin!” Siska berkomentar tak jelas. Seketika ia langsung merasa kasihan pada Maya. Seorang wanita karir yang masih single, dengan segudang kesuksesan, memiliki sifat supel dan menyenangkan, yang [...]
Jangan bicarakan lagi soal menunggu. Maya sudah menunggu terlalu lama dan kepingan hati yang berharap itu sudah seringkali cemas. Wanita yang telah lama beranjak dari usia belia itu sudah melewati kepala tiga dan masih saja sendiri. Belakangan tampaknya sifat Maya pun mulai berubah. Senyum ceria dan celoteh panjang menjadi barang langka. Ia tampak makin serius [...]
November 17th, 2009
wawan
EDWARD ADRIANTRIATMAJA
Apartemen murahan yang memiliki empat lantai di kawasan Demangan Baru Yogyakarta sudah tampak sibuk dengan aktifitas para penghuninya, kecuali penghuni kamar nomer 27 yang terletak di ujung lorong lantai 4. Seorang pemuda berumur tak lebih dari 20 tahun sedang meringkuk dibawah selimutnya. Poster Linkin Park dengan berbagai pose sudah memenuhi hampir seluruh permukaan dinding [...]
Komentar Terbaru